Seni cetak tinggi. Pernah kan kamu ngeliat stempel? Yap, seperti stempel Toko, sekolah, stenmpel kelurahan ataupun stempel warung makan, nah itu tuh contoh ilustrasi sederhana dari cetak tinggi atau orang basa menyebutnya cetak timbul!
Jadi, stempel itu metode pemindahan cat (pewarna) dari bagian permukaannya lebih dalam (nggak kena tinta), lalu bagian lainnya yang timbul, ini yang kena tinta (pewarna) untuk cetak di kertas ataupun materi yang lain.
Metode cetak tinggi ini udah ada semenjak dahulu, bahkan sudah sangat populer hingga saat ini, itulah sebabnya, seni cetak tinggi ini memeilki keistimewaan serta beda dari sistem cetak lainnya.
Serunya tuh, cetak tinggi ini bukan hanya nyetak gambar aja, tetapi seni ini kalian dapat gunakan materi lainnya dengan prinsip bagian dalam dan yang bagian tinggi untuk merekatkan cat (perwarna).
Jika kalian senang bereksperimen di dunia seni grafis, cetak tinggi ini harus amat sangat coba! Tidak hanya mudah untuk dipelajari, hasilnya tuh perorangan amat sangat serta beda dari digital printing lazim kita lihat.
Baca juga: Ornamen Nusantara di Era Digital: Hanya Sekadar Nostalgia?
Sejarah Cetak Tinggi
a. Asal Usul
Mengertikah kamu jika cetak tinggi ini merupakan salah satu metode cetak sangat lama? Metode ini memiliki sejarah yang panjang yang awali dari tradisi Cina kuno sekitar abad ke-6.
Awal mulanya, seni cetak tinggi gunakan untuk mengecap bacaan di kain, kemudian berkembang ngecapnya ke kertas. Bayangin, teknologi ini udah ada untuk suatu yang luar biasa berarti.
Seni cetak tinggi. Tidak hanya di Asia, loh. jenis stempel ini berkembang hingga ke Eropa mulainya pada revolusi revolusi industri. Pada abad ke-15, Johannes Gutenberg dengan ilham cemerlang: buat mesin cetak yang memercayakan metode cetak tinggi buat mengecap grafik
Kerennya lagi, metode yang lahir ribuan tahun kemudian ini tidak hanya samapi di situ. Hingga saat ini, cetak tinggi senantiasa gunakan untuk beberapa model cetak sebagai karya seni hingga saat ini.
b. Perkembangan di Dunia Seni
Awalnya, cetak tinggi tuh cuma pakai buat ngeprint teks biar cepet dan rapi, semacam versi jadulnya printer zaman sekarang.
Tapi, masuk abad ke-19, teknik ini mulai naik kasta jadi media seni grafis yang kece abis! Jadi, nggak cuma buat bikin buku atau dokumen aja, tapi juga jadi cara seniman buat nunjukin kreativitas mereka. Cetak tinggi nggak lagi sekadar soal fungsi, tapi juga soal seni yang punya karakter unik!
Seni cetak tinggi. Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, cetak tinggi udah lama jadi bagian dari budaya. Contohnya? Batik cap!
Teknik ini mirip banget sama cetak tinggi, di mana motif batik cetak ke kain pakai cap khusus yang udah terukir.
Terus, ada juga ukiran kayu buat ornamen rumah atau hiasan dinding yang prinsipnya sama. Jadi, tanpa kita sadari, cetak tinggi itu udah lama banget masuk ke seni dan tradisi lokal kita!
Sampai sekarang, teknik ini tetap eksis dan makin gemari di dunia seni modern. Banyak seniman yang nge-mix gaya tradisional dan kontemporer pake cetak tinggi, bikin hasil karyanya makin keren dan penuh makna.
Selain punya estetika yang khas, teknik ini juga kaya sejarah dan nilai artistik, jadi setiap hasil cetakannya tuh berasa spesial dan punya cerita sendiri!
Teknik dan Proses Cetak Tinggi
a. Pemilihan Media
cetak tinggi itu bukan hanya pertanyaan hasil kesimpulannya yang estetik, tetapi pula cara bikinnya yang asyik serta penuh tantangan. Tahap dini yang sangat berarti? Milih alat ataupun materi untuk diukir!
Tidak dapat asal seleksi, sebab masing- masing materi memiliki kepribadian istimewa yang akan ngaruh ke hasil akhir. Umumnya, yang kerap gunakan itu kayu tipis (tripleks), metal, hardboard, ataupun linoleum.
Seluruh materi ini memiliki keunggulanmasing-masing, bermukim cocok aja serupa style serta keinginan buatan kalian!
Jika ngomongin cetak tinggi tipe modern, linoleum itu jadi materi kesukaan amat sangat! Mengapa? Sebab teksturnya lebih lembut dari kusen, jadi lebih mudah untuk diukir—cocok amat sangat untuk pendatang baru yang terkini ingin coba metode ini.
Tidak hanya itu, linoleum pula baik gunakan untuk buat perinci kecil yang kompleks, jadi hasil cetaknya dapat lebih apik serta nampak handal. Tidak bingung jika banyak pengrajin lebih milih materi ini untuk investigasi seni cetak tinggi mereka!
Bayangin aja, milih alat ini seperti nentuin “kanvas” untuk buatan cetakmu. Ingin gunakan kusen yang klasik ataupun linoleum yang modern, seluruhnya memiliki tantangan serta kepribadian istimewa yang dapat buat cara kreatifmu kian asyik. Jadi, tidak terdapat opsi yang salah—yang berarti, samakan serupa ilham serta style seni kalian supaya hasilnya maksimum!
b. Proses Persiapan
Tahap awal dalam cetak tinggi merupakan buat konsep dahulu. Ini tuh momen di mana seluruh ilham inovatif kalian dituangkan ke alat opsi, tidak tahu itu kusen, linoleum, ataupun materi yang lain. Kalian dapat langsung lukisan di atas alat, ataupun jika udah memiliki coretan aksi, bermukim memindahkan aja supaya lebih mudah.
Kira aja ini seperti buat “denah” biar cara selanjutnya lebih lembut. Jadi, yakinkan desainmu udah nyata serta cocok dengan rancangan yang kalian ingin!
Sehabis desainnya sedia, masuk ke langkah yang sangat mengasyikkan: pengukiran! Di sini, kalian akan gunakan perlengkapan seperti tatah ataupun pisau memahat untuk motong bagian yang tidak ingin dicetak.
Sedangkan bagian yang senantiasa muncul (zona positif) akan jadi yang nyerap tinta serta ngecap konsep ke kertas. Nah, langkah ini memerlukan ketabahan serta akurasi, tetapi malah di sinilah serunya!
Tidak butuh khawatir salah, sebab tiap pahatan akan buat hasil kesimpulannya memiliki karakter gambar istimewa yang bener- bener khas style kalian sendiri.
c. Aplikasi Tinta
Sehabis berakhir ngukir, saat ini waktunya masuk ke langkah yang sangat enak melakukannya: aplikasi tinta! Di sini, kalian akan gunakan roller (ataupun brayer) untuk ngolesin tinta ke bagian yang mencuat.
Janganlah takut, tinta hanya akan nempel di zona yang tidak diukir, sebaliknya bagian yang cekung senantiasa bersih, jadi konsep kalian senantiasa runcing serta nyata. Ini tuh seperti kasih “nyawa” ke buatan kalian, sebab dari mari hasil kesimpulannya mulai keliatan!
Cara ini asyik amat sangat sebab kalian dapat bereksperimen dengan warna. Ingin gunakan satu warna supaya biasa ataupun aduk sebagian warna untuk dampak yang lebih menggemparkan?
Leluasa! Kalian dapat coba nuansa warna ataupun layering tinta untuk hasil yang istimewa serta beda dari yang lain.
Intinya, di langkah ini, daya cipta kalian bener- bener diuji—semakin eksploratif, terus menjadi aksi hasilnya!
Yang buat kian asyik, masing- masing edisi tentu memiliki komposisi serta perinci yang khas. Jadi, meski gunakan konsep yang serupa, hasil kesimpulannya dapat beda- beda, terkait titik berat, jumlah tinta, serta metode pengaplikasiannya.
Ini yang buat cap besar memiliki vibe handmade yang luar biasa autentik serta perorangan. So, sedia main- main dengan warna?
d. Proses Pencetakan
Nah, ini ia langkah sangat ditunggu-tunggu: cara pencetakan! Sehabis tinta diterapkan dengan apik, saat ini waktunya melekatkan media cetak tinggi ke alat lain, seperti kertas ataupun kain.
Metode mencetaknya juga fleksibel banget—bisa buku petunjuk gunakan tangan ataupun apalagi spatula (yes, spatula beneran!), ataupun jika ingin lebih apik serta tidak berubah- ubah, dapat gunakan mesin cap semacam etching press. Yang berarti, yakinkan tekanannya cocok supaya tinta alih sempurna!
Momen ini tuh luar biasa, sebab kesimpulannya kalian dapat amati hasil kerja kerasmu dari dini hingga akhir.
Sedemikian itu kertas ataupun kain dinaikan! konsep yang mulanya hanya coretan saat ini berganti jadi buatan cap yang aksi amat sangat! Perinci dari pahatan yang kalian untuk akan nampak nyata, serta teksturnya yang khas buat masing- masing edisi terasa istimewa.
Ini bukti mengapa seni cetak tinggi itu tidak hanya semata- mata metode, tetapi pula pengalaman seni yang asyik!
Yang lebih asyik lagi, tidak terdapat batas jumlah edisi yang dapat kalian untuk. Ingin buat satu supaya khusus ataupun nge- print banyak untuk koleksi?
Leluasa! Tiap hasil cap tentu memiliki karakter tertentu, jadi tidak akan terdapat yang 100% serupa. Saat ini, buatan seni kalian udah sedia untuk dipajang, dibagikan, ataupun apalagi dijual. Gimana, sedia eksplor lebih jauh lagi tentang cetak tinggi?